Pengalaman menggunakan BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat II (RSUD)

Pengalaman menggunakan BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat II (RSUD)
Tidak begitu lama saya selesai mengurus Surat Rujukan di Tingkat I di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, maih tanggal 28 November 2016 jam 11.00 lebih saya langsung mendatangi RSUD Pasar Minggu untuk mengurus surat Rujukan RS dan Rujukan Dokter yang dimaksudkan untuk memenuhi syarat berobat di Faskes  tingkat 3. Sampai disana karena tidak tahu tempat pendaftaran ada dimana, saya segera bertanya ke pihak keamanan rumah sakit yang sedang jaga, ternyata tempat pendaftaranada di gedung sebelah kiri dibagian lobi dan sebentar lagi jam 12.00 pelayanan untuk pendaftaran segera di tutup, segeralah saya menuju tempat Pendaftaran Khusus BPJS Kesehatan yang loket Pendaftarannya berada di sebelah Kiri dari Pintu Masuk Lobi rumah sakit, disini Dokumen yang perlu di sediakan adalah :

  1. KTP (Asli dan Fotocopy 1)
  2. Copy Kartu BPJS Kesehatan 1
  3. Copy Surat Rujukan Puskesmas/Dokter Keluarga
  4. Mengisi Form yang disediakan di RSUD, form ini ada di dekat Loker No. 3, biasanya ada petugas keamanan yang berdiri disitu. (Form isian ini memuat Nama, Tanggal Lahir dan Poli yang akan dituju)
Setelah semua dokumen sudah lengkap, langkah selanjutnya adalah mengambil Nomor Antrian yang tempatnya juga sama waktu kita mengambil Form isian tadi. Tidak membutuhkan waktu lama petugas BPJS memanggil saya, Setelah Dokumen yang tadi saya siapkan diterima oleh petugas BPJS petugas langsung membuat SEP-nya.
Nah, sebagai catatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) ini teman-teman bisa dapatkan hanya di Faskes Tingkat II dan III saja yang bertujuan untuk memudahkan peserta memperoleh pelayanan kesehatan di Faskes tersebut.
Setelah SEP dibuat oleh Petugas BPJS Setempat, maka saya segera bergegas ke Lantai 2, ke Poli yang dituju yaitu (Poli Bedah, sesuai Surat Rujukan Puskesmas), Dokumen yang disiapkan tadi serta surat SEP-nya saya taruh dimeja Perawat yang jaga di Poli Beda tersebut, tidak begitu lama akhirnya suster memanggil saya untuk dilakukan pengecekan tensi darah, berat badan kembali, padahal tadi pagi sudah diakukan di Puskesmas namun begitulah pertaurannya disetiap instansi memnag berbeda-beda, setelah pengukuran selesai saya diberikan nomor antrian ke Poli Bedah.
Setelah kurang dari 30 menit, akhirnya saya dipanggil oleh dokter spesialis bedah yang sudah siap memeriksa saya kembali. Saat diperiksa saya mulai menceritakan tentang penyakit yang saya alami ini, sambil menyerakan dokumen pedukung berupa PA (Patologi Anatomi) dan Surat Rujukan dari RS MRCCC Siloam yang ditujukan ke RS Kanker Dharmais. langkah selanjutnya adalah dokter memastikan kembali dengan memeriksa keadaan fisik saya apakah nantinya akan menjalani pengobatan hanya di RSUD saja atau dirujuk Ke Fasilitas Tingkat III sesuai rujukan yang saya punya dari Rumah sakit sebelumnya.
Setelah selesai melihat keadaan fisik, akhirnya dokter spesialis bedah dengan segera membuat Rujukan yang ditujuhkan ke RS Kanker Dharmais sesuai dengan Poli dan nama dokter yang ada pada Surat Rujukan yang saya punya (dari MRCCC Siloam). Selesai membuat Rujukan Dokter memberikan intruksi agar saya membuat Surat Rujukan Online (BPJS) di lantai 1 tadi, tepatnya di loket 3, sampai di loket 3 saya menerahkan berkas rujukan dokter hasil pemeriksaan di poli beda ke petugas BPJS yang ada di loket 3, kembali petugas BPJS mengingatkan bahwa di RS Kanker Dharmais hanya menerima Pasien yang benar-benar sudah terindikasi penyakit kanker saja, kalau tidak pasti ditolak oleh Petugas BPJS Kesehatan disana dan saya pun meyakinkan balik bahwa penyakit saya adalah kanker sesuai dengan Surat-surat pendukung hasil lab, USG, CT Scan yang saya miliki, dan setelah petugas BPJS mengedukasi saya mengenai Pengobatan Lanjutan dan sebagainya akhirnya saya di kasih Surat Rujukan Dari Fasilitas Tingkat II yang nantinya digunakan sebagai Syarat Utama agar Pengurusan BPJS Kesehatan di Faskes III dapat diterima oleh Petugas BPJS di RS Kanker Dharmais Setempat.

Menggunakan BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat II (RSUD)
Surat Rujukan Dokter  
Menggunakan BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat II (RSUD)
Surat Rujukan Rumah Sakit


Sebagai kesimpulan, berobat di Faskes II ini justru lebih cepat dan nyaman bila dibandingkan dengan Faskes I, mungkin karena semua sistemnya sudah terhubung dengan komputerisasi atau bisa jadi memang masyarakat tidak banyak tahu tentang keberadaan RSUD Pasar Minggu ini, soalnya tidak jauh dari Rumah Sakit ini ada Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati atau bisa juga.
Demikian pengalaman mencoba berobat di Faskes II menggunakan BPJS Kesehatan yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.


Lagkah-langkah
  1. Menuju Loket BPJS
  2. Ambil no. antrian di samping Loket 3
  3. Tunggu giliran no. antrian dipanggil petugas BPJS
  4. Terima SEP BPJS 
  5. Menuju Poliklinik 
  6. Ambil no. antrian di poliklonik
  7. Anda akan dipanggil oleh suster jaga untuk pengukuran berat badan, tinggi dan tensi.
  8. Menunggu antrian di Poliklinik tujuan
  9. Nama anda akan dipanggil oleh dokter yang bersangkutan
  10. Mulai Pemeriksaan kondisi Anda oleh dokter
  11. Penerbitan Surat Rujukan Dokter jika prasarana Rumah Sakit tidak mendukung
  12. Kembali ke loket 3 BPJS
  13. Minta Surat Rujukan Online Rumah  Sakit

foto gedung rsud : website rsud

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengalaman menggunakan BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat II (RSUD)"

Post a Comment